“Sekolahku Rindang, Hatiku Riang” Tema Kegiatan Sehari Belajar di Luar
Kelas di SMP Negeri 1 Sumedang
Pada hari Kamis, 2 November 2023,
SMP Negeri 1 Sumedang mengadakan acara istimewa, yaitu "Sehari Belajar di
Luar Kelas," dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional. Acara ini
juga sejalan dengan program Sekolah Ramah Anak yang telah menjadi bagian
integral dari SMP Negeri 1 Sumedang. Dengan tema "Sekolahku Rindang,
Hatiku Riang," Pihak sekolah mengundang seluruh siswa, guru, dan staf
sekolah untuk merayakan momen ini secara bersama-sama.
Acara ini diawali dengan kegiatan
menyambut siswa di gerbang sekolah oleh guru-guru dengan ramah dan penuh
semangat. Selanjutnya, kegiatan mengaji bersama yang dipandu oleh guru
Pendidikan Agama Islam (PAI), yaitu Tuti Mustikawati, S.Ag. Ini adalah momen
yang sangat sakral, di mana peserta didik dengan khusyu mengaji kitab suci
Al-Qur’an bagi umat Islam dan Al-Kitab bagi umat non-Islam.
Setelah kegiatan mengaji, acara
dilanjutkan dengan sarapan bersama di lapangan sekolah. Kegiatan ini bukan
hanya tentang makanan, tapi juga tentang membangun interaksi sosial antara
siswa dan guru. Kemudian, kita semua bergabung dalam sesi senam simpati dan
senam P5 yang dipimpin oleh guru olahraga di SMP Negeri 1 Sumedang: Ahmad
Saepi, S.Pd, Siti Maryam, S.Pd, Taufik, S.Pd, Nur Sariat Fatmah, S.Pd, dan
Dihad Rahadi, S.Pd. Senam ini mengisi udara dengan semangat dan energi positif.
Sehari Belajar di Luar Kelas ini
juga dipandu oleh dua pembawa acara yang penuh semangat, yaitu Dr. Arip
Budiman, M.Pd. dan Listiana, S.Pd. Mereka membantu menjaga semangat dan koordinasi
peserta didik selama acara berlangsung.
Kemudian, kepala sekolah, Drs.
Edeng Sutarya, M.M.Pd., membuka acara dengan sambutan yang penuh motivasi. Dalam
sambutannya, beliau menjelaskan tentang organisasi yang secara legal bisa
diikuti oleh peserta didik di lingkungan sekolah adalah OSIS.
Beliau juga menekankan tentang
pentingnya saling menghargai sesama, saling menyayangi, dan bangga menjadi peserta didik di SMPN 1 Sumedang. Drs. Edeng
Sutarya, M.M.Pd. juga membahas tentang tema kegiatan hari ini, yakni: Sekolahku
Rindang, Hatiku Riang. Sejalan dengan program pemerintah kabupaten Sumedang,
yaitu Teras Hijau. Sekolah akan menginisiasi penanaman pohon pucuk merah untuk
menjadikan SMP Negeri 1 Sumedang sebagai sekolah yang hijau dan rindang.
Selanjutnya, Kepala Sekolah
melantik Tim Penanggulangan dan Pencegahan Tindak Kekerasan (TPPK) yang akan
bertugas selama masa kerja 2023/2024. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa
dalam menjaga keamanan dan kenyamanan siswa di sekolah. Berikut adalah susunan
TPPK SMPN 1 Sumedang: Ahmad Saepi, S.Pd. Riki Sumda, S.Pd. Adi Bakti Raindi,
S.Pd. Dr. Arip Budiman, M.Pd, Indra Lesmana, S.Pd. Rahma Yunisa, S.Pd. Aan
Komaenah, S.Pd. Dede Nurhaliza, S.Pd. dan Ketua Komite Yayan Yunari, S.AP.
Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. juga
membacakan ikrar sekolah ramah anak yang kemudian diucap ulang oleh seluruh
peserta didik. Moment ini sangat berarti, karena menegaskan komitmen sekolah
untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi peserta didik.
Setelah itu, acara dilanjutkan
dengan tepuk sekolah ramah anak, yel-yel sekolah ramah anak, dan lagu tanggap
bencana dipandu oleh Nur Sariat Fatmah, S.Pd. Semua kegiatan ini adalah upaya
untuk mengingatkan semua warga sekolah tentang pentingnya kebersamaan,
keselamatan, dan tanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan peserta didik
saat berada di lingkungan sekolah.
Rizky Adlan Waafy memimpin
pembacaan doa dengan khusyuk. Suaranya yang merdu dan tenang membuat para
hadirin terlarut dalam keikhlasan. Doa yang dibacakan pun penuh dengan
pengharapan dan permohonan kepada Allah SWT.
Pukul 09.00 hingga 11.00 adalah
waktu yang sangat dinanti-nanti oleh peserta didik. Mereka terlibat dalam game character building yang dipandu oleh
Tuti Yuliawati Wachyar, M.Pd, dan Rahma Yunisa, S.Pd. Game ini tidak hanya
sekadar permainan, tetapi juga pembentukan karakter yang sangat berarti. Dalam
game ini, siswa memahami pentingnya kerja sama, kekompakan, tanggung jawab, dan
kebersamaan.
Salah satu permainan adalah
"Don't Drop the Ball Challenge," yang dimainkan oleh 5 orang. Mereka
harus menjaga bola agar tidak jatuh selama estafet. Ini mengajarkan mereka
tentang kerja tim dan konsentrasi.
Selanjutnya, ada "Cup
Pyramid Challenge" yang dimainkan oleh 4 orang. Mereka harus menyusun
piramida dari cangkir dalam waktu singkat dengan tangan terikat. Ini menguji
kecepatan, kreativitas, dan koordinasi.
Terakhir, "Sergap
Tongkat" dilakukan oleh 7 peserta didik. Mereka harus menjaga jarak dan
memutar tongkat dengan hati-hati. Ini adalah tantangan keterampilan dan
ketelitian yang mengajarkan tentang disiplin dan ketabahan.
Kegiatan selanjutnya adalah
penanaman Tanaman Hias dalam Pot (Tahalapot). Pada kesempatan ini, pihak
sekolah memilih untuk menanam pohon pucuk merah. Opsi mengenai pohon pucuk
merah ini bukan tanpa alasan, namun memiliki makna yang mendalam. Karena, pucuk
merah mampu menyerap karbon dioksida (CO2) lebih efisien dibandingkan dengan
tanaman lain. Hal ini merupakan salah satu kontribusi dan komitmen sekolah
dalam menjaga lingkungan.
Selain itu, secara filosofis pohon
pucuk merah memberikan inspirasi dan motivasi yang kuat kepada peserta didik
dalam menggapai cita-cita. Dengan banyaknya pucuk berwarna merah yang tumbuh,
ini adalah simbol keberhasilan dan pertumbuhan.
Penanaman pohon pucuk merah
pertama kali dilakukan oleh kepala sekolah, perwakilan guru, dan perwakilan
siswa. Kegiatan ini merupakan awal dari serangkaian proses penanaman yang akan
dilakukan oleh seluruh kelas pada akhir bulan November 2023.
Acara ini berakhir pada pukul
11.30 - 12.00 dengan kegiatan Berseka (Bersihkan Sekitar Kelas dan Sekolah). Kegiatan
ini adalah upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan mengajarkan
siswa tentang tanggung jawab mereka terhadap lingkungan.
Sehari Belajar di Luar Kelas ini
adalah momen yang sangat berharga bagi seluruh warga di SMP Negeri 1 Sumedang.
Ini adalah bukti komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang
aman, ramah, dan penuh inspirasi.
Semua kegiatan yang dilakukan
hari ini mengajarkan kepada siswa tentang nilai-nilai penting seperti kerja
sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini
menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan yang
sama dalam mendidik generasi muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar