Kamis, 22 Oktober 2026

LARANGAN PEMBERIAN DAN PENERIMAAN BINGKISAN

 


Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang berintegritas, transparan, dan bebas dari gratifikasi, SMP Negeri 1 Sumedang menetapkan ketentuan sebagai berikut:

1. Larangan Pemberian dan Penerimaan
Dilarang memberikan maupun menerima bingkisan berupa uang, parsel, hampers, barang, voucher, atau hadiah lainnya yang berkaitan dengan pelayanan pendidikan, terutama pada momen pembagian rapor, kenaikan kelas, kelulusan, hari raya, Hari Guru, dan kegiatan sekolah lainnya.

2. Larangan Pengumpulan Dana
Dilarang melakukan pengumpulan dana yang bersifat wajib dari peserta didik atau orang tua/wali untuk membeli bingkisan bagi guru dan tenaga kependidikan.

3. Bentuk Apresiasi
Ucapan terima kasih, kartu ucapan, dan penghargaan sederhana tanpa pemberian bernilai ekonomi dapat menjadi bentuk apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan.

4. Mekanisme Pelaporan Pelanggaran
Peserta didik, orang tua/wali, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran melalui:

  • Kepala SMP Negeri 1 Sumedang atau petugas yang ditunjuk.

  • Saluran pengaduan resmi sekolah.

  • Laporan tertulis yang memuat kronologi kejadian, waktu, pihak terkait, dan bukti pendukung jika tersedia.

Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara objektif, proporsional, dan menjaga kerahasiaan identitas pelapor sesuai ketentuan yang berlaku. Pelapor diharapkan menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

5. Sosialisasi Berkala


Ketentuan ini akan disosialisasikan secara berkala kepada peserta didik dan orang tua/wali melalui website, media sosial, pertemuan orang tua, serta media komunikasi resmi sekolah.

Mari bersama-sama membangun budaya pendidikan yang jujur, sederhana, profesional, dan berintegritas.

Tidak perlu bingkisan untuk menyampaikan terima kasih. Ketulusan dan rasa hormat adalah apresiasi terbaik.

SMP NEGERI 1 SUMEDANG
Berintegritas dalam Pelayanan, Berkarakter dalam Pendidikan.

Minggu, 11 Oktober 2026

MATERI BAB 5 AKTIVITAS 4 MENGENAL KADAR GGL 9GULA GARAM LEMAK)

 

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Cerdik Membaca Label Makanan, Siswa SMPN 1 Sumedang Analisis Kadar Gula, Garam, dan Lemak (GGL) Lewat Rumus "G4-G1-L5"
SUMEDANG, Senin (12/10/2026) – Melanjutkan komitmennya dalam membentuk generasi yang sehat dan berwawasan lingkungan, SMPN 1 Sumedang hari ini menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk "Mengenal Kadar GGL (Gula, Garam, dan Lemak) Makanan Kemasan". Kegiatan edukatif ini merupakan implementasi nyata dari buku panduan Sekolah Ramah Lingkungan Bab 5 Aktivitas 4 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VII.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang Senin pagi, 12 Oktober 2026 ini mengusung metode diskusi dan praktik mandiri selama 6 Jam Pelajaran (JP). Melalui aktivitas ini, para siswa diajak untuk berpikir kritis dalam menganalisis kandungan nutrisi tersembunyi pada makanan dan minuman kemasan yang sering mereka konsumsi sehari-hari demi mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes dan obesitas di masa depan.
Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Dalam sesi praktik mandiri, setiap siswa diminta membawa bungkus makanan atau minuman kemasan favorit mereka dari rumah. Menggunakan kalkulator dan alat tulis, siswa secara cermat meneliti tabel Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) yang tertera di balik kemasan. Siswa belajar menghitung total riil GGL dengan mengalikan kadar zat per sajian dengan jumlah total sajian per kemasan—sebuah detail krusial yang sering kali terabaikan oleh konsumen umum.
Edukasi ini mengacu pada rumus batasan konsumsi harian G4-G1-L5 yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan:
  • G4 (Gula): Maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari.
  • G1 (Garam): Maksimal 1 sendok teh atau 5 gram (setara 2.000 mg Natrium/Sodium) per hari.
  • L5 (Lemak): Maksimal 5 sendok makan minyak atau 67 gram per hari.

Para siswa terlihat terkejut saat menghitung selisih jatah harian mereka. Banyak yang baru menyadari bahwa satu botol minuman soda atau satu bungkus mi instan saja sudah bisa menghabiskan hampir 40% hingga seluruh kuota garam atau gula harian mereka.
Setelah melakukan perhitungan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok kecil. Perwakilan siswa maju ke depan kelas untuk menceritakan hasil temuan mereka, yang kemudian ditanggapi secara aktif oleh rekan-rekan sekelasnya. Langkah ini mengajarkan siswa untuk saling mengingatkan dalam membatasi camilan tinggi GGL.
Sebagai penutup aktivitas, siswa mengisi lembar refleksi mandiri mengenai pentingnya membaca label makanan sebelum membeli produk kemasan, diikuti dengan penilaian diri (self-assessment) dan penilaian antarteman secara formatif melalui kode QR digital yang disediakan oleh guru.
Melalui kegiatan Aktivitas 4 ini, SMPN 1 Sumedang berhasil menumbuhkan kemandirian dan kesadaran kesehatan pada peserta didik. Diharapkan, para siswa kini bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas, tidak hanya demi kesehatan diri mereka sendiri, tetapi juga dalam mengurangi konsumsi sampah plastik dari makanan kemasan di lingkungan sekolah.
KLIK LINK DOKUMENTASI BAB 5 AKTIVITAS 4




KEGITAN BAB 5 AKTIVITAS 3 AYO, MAKAN MAKANAN YANG BERGIZI SEIMBANG

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, Siswa SMPN 1 Sumedang Praktikkan Pola Makan Gizi Seimbang Lewat Gerakan "Isi Piringku"

SUMEDANG, Senin (12/10/2026) – Dalam upaya membentuk generasi yang sehat sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan, SMPN 1 Sumedang menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk "Ayo, Makan Makanan Gizi Seimbang!". Kegiatan yang menjadi bagian dari program Sekolah Ramah Lingkungan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII sebagai implementasi nyata dari pembelajaran Bab 5 Aktivitas 3.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi, 12 Oktober 2026 ini bertujuan untuk membiasakan para siswa mengonsumsi makanan dengan nutrisi menyeluruh demi mendukung tumbuh kembang mereka. Tidak hanya sekadar teori di dalam kelas, para siswa diajak langsung mempraktikkan pola hidup sehat melalui metode diskusi dan praktik mandiri yang interaktif.
Sebelum kegiatan dimulai, para siswa diinstruksikan untuk membawa bekal sehat dari rumah yang disiapkan bersama orang tua. Menariknya, dalam mendukung konsep Sekolah Ramah Lingkungan, setiap siswa diwajibkan membawa bekal menggunakan wadah makanan dan botol minum isi ulang (tumbler) guna menekan produksi sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.
Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang
Saat jam sarapan bersama tiba, suasana kelas berubah menjadi ruang edukasi yang aktif. Sebelum menyantap bekal masing-masing, siswa melakukan pemeriksaan mandiri menggunakan lembar kerja panduan "Isi Piringku". Mereka secara cermat mencentang kesesuaian porsi makanan mereka yang harus memenuhi empat komponen utama, yaitu makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, lauk-pauk sebagai sumber protein, serta sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral. Tidak lupa, ketersediaan air putih dalam wadah sendiri juga menjadi poin penting yang diperiksa.
Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang
Setelah memastikan bekal mereka memenuhi standar gizi seimbang, para siswa menikmati sarapan bersama dengan penuh keceriaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok. Perwakilan siswa secara bergantian menceritakan isi bekal serta hasil pemeriksaan mandiri mereka di depan kelas, sementara kelompok lain memberikan tanggapan yang positif.
Sebagai penutup rangkaian aktivitas, siswa mengisi lembar refleksi untuk mengevaluasi hal menarik apa yang mereka dapatkan serta merumuskan kebiasaan baik yang ingin mereka terapkan ke depan terkait menu gizi seimbang. Penilaian formatif antarteman juga dilakukan untuk menumbuhkan sikap jujur dan saling mendukung antarpeserta didik.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, SMPN 1 Sumedang berharap seluruh siswa kelas VII tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu mengadopsi gaya hidup sehat yang selaras dengan nilai-nilai menjaga bumi sejak dini.

SILAHKAN KLIK LINK DOKUMENTASI BAB 5 AKTIVITAS 3  


                                                       


LARANGAN PEMBERIAN DAN PENERIMAAN BINGKISAN

  Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang berintegritas, transparan, dan bebas dari gratifikasi, SMP Negeri 1 Sumedang menetapkan...

Postingan Populer