Kamis, 27 Agustus 2026

Aktivitas 6: Merefleksikan Kebiasaan Sehat di SMP Negeri 1 Sumedang

Dokumentasi humas (Diskusi aktivitas 6)

Sumedang, Jumat, 28 Agustus 2026 — SMP Negeri 1 Sumedang kembali melaksanakan kegiatan SRL (Sekolah Ramah Lingkungan) kokurikuler melalui Aktivitas 6: “Merefleksikan Kebiasaan Sehat”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk mengenali, menerapkan, dan merefleksikan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilaksanakan dengan mengacu pada materi “Membuat Kebiasaan Hidup Bersih”. Dalam materi tersebut, peserta didik diajak memahami bahwa menjaga kebersihan diri merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit menular. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, tidak saling meminjamkan alat makan, serta menggunakan pakaian dan handuk pribadi menjadi contoh perilaku sehat yang perlu dibiasakan.


Dokumentasi humas (Diskusi aktivitas 6

Pada pelaksanaannya, peserta didik terlebih dahulu melakukan refleksi terhadap kebiasaan hidup bersih yang selama ini telah mereka lakukan. Mereka mengidentifikasi kebiasaan baik yang sudah menjadi rutinitas sekaligus menyadari kebiasaan yang masih perlu diperbaiki. Kegiatan refleksi tersebut mendorong peserta didik untuk tidak sekadar mengetahui pentingnya hidup bersih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menerapkannya secara konsisten.

Selanjutnya, peserta didik berdiskusi mengenai berbagai kebiasaan sehat yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun di rumah. Hasil diskusi dituangkan dalam bentuk daftar kebiasaan hidup bersih dan sehat, kemudian dikembangkan menjadi karya yang menarik. Peserta didik dapat menggunakan kertas, alat tulis, spidol, dan pensil warna untuk membuat poster yang berisi ajakan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik belajar menyampaikan gagasan, bekerja sama, berkomunikasi, serta mengambil tanggung jawab terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Poster yang dihasilkan juga menjadi media pengingat agar kebiasaan hidup bersih tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan presentasi hasil diskusi kelompok di depan kelas. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil pemikiran dan kebiasaan sehat yang telah mereka pilih. Kelompok lain memberikan tanggapan sehingga tercipta proses pembelajaran yang aktif, komunikatif, dan saling menghargai.

Pada bagian akhir, peserta didik melakukan refleksi secara mandiri mengenai hal yang menarik atau mengesankan selama kegiatan serta pengetahuan dan pengalaman baru yang mereka peroleh. Refleksi ini menjadi bagian penting untuk membantu peserta didik memahami bahwa hidup sehat bukan hanya sekadar materi pembelajaran, melainkan sebuah kebiasaan yang perlu dilakukan secara sadar dan berkelanjutan.

Pelaksanaan SRL Kokurikuler Aktivitas 6 di SMP Negeri 1 Sumedang diharapkan dapat membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan, kesehatan, diri sendiri, dan lingkungan sekitar. Dengan membiasakan perilaku hidup bersih sejak dini, sekolah turut menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 1 Sumedang terus mendorong peserta didik untuk “tahu, mau, dan mampu” menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

AKTIVITAS 6 AYO MEMBUAT DAFTAR PRILAKU HIDUP BERSIH

Rabu, 26 Agustus 2026

SMPN 1 Sumedang Laksanakan Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan: Ayo Kenali dan Cegah Penyakit Menular Aktivitas 3, 4 dan 5


Sumedang, 27 Agustus 2026 — SMP Negeri 1 Sumedang kembali melaksanakan kegiatan Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan (SRL) pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program SRL ini mengangkat topik “Tubuh Bersih, Badan Sehat” dengan fokus pada pengenalan penyakit menular, cara penularannya, serta berbagai upaya pencegahannya.

Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman materi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dilaksanakan secara aktif melalui diskusi dan praktik, sehingga peserta didik memperoleh kesempatan untuk berpikir, berdialog, bekerja sama, sekaligus mempraktikkan pengetahuan yang telah dipelajari.

Mengenal Pencegahan Penyakit Menular

Pada Aktivitas 3 “Ayo Kenali Pencegahan Penyakit Menular”, peserta didik diajak memahami pentingnya tindakan pencegahan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan diri dan orang-orang di sekitarnya.

Melalui diskusi, peserta didik mengidentifikasi berbagai kebiasaan yang dapat membantu mencegah penyakit menular. Mereka juga diajak menghubungkan materi dengan kondisi nyata yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran bahwa perilaku sederhana seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan bersama.

Memahami Cara Penularan Penyakit

Selanjutnya, pada Aktivitas 4 “Ayo Kenali Cara Penularan Penyakit”, peserta didik mempelajari berbagai cara penyakit menular dari satu individu kepada individu lainnya.

Pembelajaran dilakukan melalui diskusi kelompok. Peserta didik diajak mengidentifikasi kemungkinan cara penularan penyakit berdasarkan berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Setiap kelompok kemudian menyampaikan hasil pemikirannya untuk dibahas bersama.

Proses tersebut mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bernalar kritis, karena mereka tidak sekadar menerima informasi, tetapi diajak menganalisis hubungan antara perilaku, lingkungan, dan risiko penularan penyakit.

Dari Pengetahuan Menuju Praktik

Pada Aktivitas 5 “Ayo Kenali Upaya Pencegahan Penyakit”, pembelajaran diarahkan pada penerapan pengetahuan melalui kegiatan praktik.

Peserta didik mempraktikkan berbagai perilaku yang mendukung pola hidup bersih dan sehat. Kegiatan praktik menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif agar peserta didik mampu menerapkan upaya pencegahan penyakit secara nyata, bukan hanya memahami konsepnya.

Guru memberikan arahan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Peserta didik mengikuti kegiatan dengan aktif dan antusias, serta menunjukkan kemampuan untuk bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap kesehatan diri maupun lingkungan.

Membentuk Budaya Hidup Bersih dan Sehat

Pelaksanaan Kokurikuler SRL ini tidak hanya bertujuan menyelesaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan SMP Negeri 1 Sumedang.

Melalui kegiatan diskusi, peserta didik belajar menyampaikan pendapat, mendengarkan pemikiran orang lain, dan mengambil kesimpulan bersama. Sementara itu, kegiatan praktik memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan perilaku yang mendukung kesehatan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pengembangan beberapa dimensi Profil Lulusan, yaitu penalaran kritis, kemandirian, kesehatan, dan kolaborasi.

Dengan memahami penyakit menular, mengetahui cara penularannya, serta mengenal dan mempraktikkan upaya pencegahannya, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Mewujudkan Sekolah yang Bersih, Sehat, dan Ramah Lingkungan

Kegiatan Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan di SMP Negeri 1 Sumedang akan terus diarahkan pada pembentukan kebiasaan positif dan karakter peserta didik. Pengetahuan yang diperoleh di kelas diharapkan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan “Tubuh Bersih, Badan Sehat”, SMP Negeri 1 Sumedang berupaya menanamkan pemahaman bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan tubuh yang bersih, perilaku yang sehat, dan lingkungan yang terjaga, diharapkan tercipta suasana sekolah yang nyaman, sehat, aman, serta mendukung proses belajar peserta didik secara optimal.

DOKUMENTASI AKTIVITAS 3, 4 DAN 5

AKTIVITAS 3 AYO KENALI PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR

AKTIVITAS 4 AYO KENALI CARA PENULARAN PENYAKIT 

AKTIVITAS 5 AYO KENALI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT

Selasa, 25 Agustus 2026

Pelaksanaan Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Sumedang melalui Aktivitas Diskusi tentang Mengenali Penyakit Menular dan Penyakit Menular Disekolah

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkunagn)

SMPN 1 Sumedang terus mengembangkan program Sekolah Ramah Lingkungan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan peserta didik secara aktif. Salah satu bentuk pelaksanaannya adalah kegiatan kokurikuler yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pembiasaan hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap lingkungan sekolah.

Pada Rabu, 26 Agustus 2026, peserta didik mengikuti Aktivitas 1 dan Ativitas 2 dengan durasi 3 JP dengan tema “Ayo, Kenali Penyakit Menular!” Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk diskusi kelompok sebagai tahap memahami pentingnya kesehatan diri dan kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini bertujuan agar peserta didik mampu memahami pengertian penyakit menular serta mengenali berbagai contoh penyakit menular yang sering terjadi pada usia sekolah. Selain itu, peserta didik diarahkan untuk memahami hubungan antara kebersihan diri, kebersihan lingkungan, dan kesehatan.

Melalui kegiatan diskusi, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu membangun kesadaran dan tanggung jawab untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan Kegiatan

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (Pembagian Kelompok & Diskusi)

Kegiatan diawali dengan pembentukan kelompok yang terdiri atas 3–4 orang peserta didik. Setiap kelompok menyiapkan alat tulis, kertas karton, dan spidol berwarna sebagai media untuk mencatat serta menyajikan hasil pemikiran kelompok.

Guru memberikan pertanyaan pemantik yang berkaitan dengan pengalaman dan kebiasaan peserta didik, antara lain mengenai pemahaman tentang kebersihan diri, waktu mencuci tangan, pengalaman mengalami penyakit seperti flu, batuk, pilek, atau diare, serta kebiasaan menjaga kebersihan yang masih sulit dilakukan secara rutin.

Peserta didik kemudian melakukan curah pendapat dan diskusi bersama anggota kelompok. Mereka saling menyampaikan pengalaman, pengetahuan, dan pendapat mengenai cara penyakit menular dari satu orang kepada orang lain serta faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penularan.

Hasil diskusi dituliskan pada kertas karton. Setelah selesai, setiap kelompok menempelkan hasil pekerjaannya pada sudut-sudut ruang kelas. Peserta didik kemudian diajak berkeliling untuk membaca dan mengamati hasil pekerjaan kelompok lain. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk saling belajar, membandingkan pendapat, dan memperluas pemahaman.

Materi yang Dipelajari



Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (pembahasan materi melaui diskusi)

Dalam kegiatan ini peserta didik dikenalkan dengan konsep penyakit menular, yaitu penyakit yang dapat berpindah dari satu orang kepada orang lain. Penyakit menular dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti virus, bakteri, maupun parasit.

Contoh penyakit yang sering terjadi pada usia sekolah antara lain flu, batuk, pilek, diare, penyakit kulit, cacingan, dan demam berdarah. Penularan dapat terjadi melalui udara, kontak langsung, makanan atau minuman yang tidak bersih, serta lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya.

Pemahaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya Sekolah Ramah Lingkungan, karena lingkungan sekolah yang bersih dan sehat dapat mendukung kesehatan serta kenyamanan seluruh warga sekolah.

Nilai-Nilai Sekolah Ramah Lingkungan


Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (diskusi dalam kelompok)

Pelaksanaan kegiatan kokurikuler ini tidak hanya berorientasi pada pengetahuan mengenai penyakit menular, tetapi juga menanamkan beberapa karakter penting pada peserta didik, antara lain:

  1. Peduli lingkungan, dengan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
  2. Peduli kesehatan, melalui penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
  3. Tanggung jawab, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
  4. Gotong royong, melalui kegiatan diskusi dan kerja kelompok.
  5. Bernalar kritis, dengan menganalisis penyebab dan cara pencegahan penyakit menular.
  6. Kemandirian, melalui pembiasaan menjaga kebersihan diri tanpa harus selalu diingatkan.

Dampak Positif Kegiatan




Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (diskusi dalam kelompok)

Kegiatan diskusi memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik. Mereka tidak hanya membaca materi, tetapi juga menghubungkannya dengan kondisi dan kebiasaan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui aktivitas ini, peserta didik diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kebersihan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap orang lain. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan kelas, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan fasilitas sekolah, serta menerapkan pola hidup sehat dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.

Penutup


Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang (Refleksi dan Penilaian Antar Teman)

Pelaksanaan Kokurikuler Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Sumedang melalui Aktivitas 1 selama 3 JP pada Rabu, 26 Agustus 2026, menjadi salah satu upaya nyata dalam membangun kesadaran peserta didik terhadap pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Melalui metode diskusi, curah pendapat, kerja kelompok, dan berbagi hasil pemikiran, peserta didik dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari pembiasaan berkelanjutan sehingga budaya hidup bersih, sehat, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab semakin melekat dalam kehidupan seluruh warga SMPN 1 Sumedang.

Dengan demikian, Sekolah Ramah Lingkungan bukan sekadar program, tetapi menjadi budaya bersama yang diwujudkan melalui perilaku nyata peserta didik setiap hari.

DOKUMENTASI AKTIVITAS 1 AYO KENALI PENYAKIT MENULAR 

DOUKUMENTASI AKTIVITAS 2 AYO KENALI PENYAKIT MENULAR DISEKOLAH

Aktivitas 6: Merefleksikan Kebiasaan Sehat di SMP Negeri 1 Sumedang

Dokumentasi humas (Diskusi aktivitas 6 ) Sumedang, Jumat, 28 Agustus 2026 — SMP Negeri 1 Sumedang kembali melaksanakan kegiatan SRL (Sekola...

Postingan Populer