Selasa, 31 Oktober 2023

Sosialisasi Perhotelan dan Restoran Indonesia di SMPN 1 Sumedang, Ini Info Pentingnya!

 

Sosialisasi Perhotelan dan Restoran Indonesia di SMPN 1 Sumedang, Ini Info Pentingnya!

 

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Hari Rabu, 1 November 2023, SMPN 1 Sumedang kedatangan tamu istimewa, dr. R.Harnandito Yudhitia, yang mewakili Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Acara ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang industri perhotelan dan restoran kepada peserta didik sekolah ini. Acara dibuka dengan hangat oleh Dr. Arip Budiman, M.Pd., yang bertindak sebagai pembawa acara.

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Kepala SMPN 1 Sumedang, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd., memberikan sambutan yang penuh semangat kepada para tamu dan peserta didik. Ia menggarisbawahi betapa pentingnya pengetahuan tentang industri perhotelan dan restoran dalam pembentukan karier dan masa depan peserta didik sekolah ini. Motivasi yang diberikan oleh Drs. Edeng Sutarya menjadi semangat bagi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam sosialisasi ini dan menjadikan momen ini sebagai kesempatan belajar berharga.

dr. R.Harnandito Yudhitia,  narasumber utama dalam acara ini, kemudian memaparkan secara detail mengenai pentingnya pemahaman peserta didik tentang industri perhotelan dan restoran. Beliau dengan penuh semangat menjelaskan bagaimana industri ini memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan bagaimana sektor ini terus berkembang. Dalam pemaparannya, dr. Dito juga menyajikan berbagai data dan fakta menarik yang menggambarkan besarnya kontribusi sektor perhotelan dan restoran terhadap ekonomi negara.

Saat menjelaskan, dr. Dito juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berpartisipasi lebih aktif. Beliau memberikan voucher makan gratis di restoran terkenal "Nyoesdoel" kepada peserta didik yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan. Ini adalah cara yang sangat menarik untuk mendorong peserta didik untuk aktif dan memanfaatkan peluang yang ada.

Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh dr. Dito adalah mengenai cita-cita peserta didik dan apa yang membuat mereka senang bersekolah di SMPN 1 Sumedang. Pertanyaan ini bertujuan untuk merangsang pemikiran peserta didik tentang tujuan mereka dalam pendidikan dan bagaimana pengetahuan tentang perhotelan dan restoran dapat membantu mereka mencapai tujuan tersebut. Dr. Dito sangat antusias mendengarkan jawaban peserta didik, dan ini menciptakan suasana yang sangat interaktif dan bersemangat dalam acara tersebut.

Dr. Dito juga membagikan berbagai wawasan tentang prospek bisnis dalam industri perhotelan dan restoran. Menurutnya, bisnis di sektor ini memiliki potensi yang sangat menjanjikan di masa depan. Dengan pertumbuhan pariwisata yang terus meningkat di Indonesia, permintaan akan layanan perhotelan dan restoran juga terus meningkat. Hal ini membuka peluang bagi para generasi muda, termasuk peserta didik SMPN 1 Sumedang, untuk berkarier dan berkontribusi dalam industri ini. dr. Dito juga memaparkan tentang besaran gaji jika bekerja di industri pariwisata hotel dan restoran. Luar biasa, seorang chef di kapal pesiar atau hotel bintang lima bisa mendapatkan gaji hingga 40 juta dalam satu bulan.

Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perhotelan dan restoran, tetapi juga memberikan inspirasi kepada peserta didik untuk mengejar impian mereka dalam industri ini. Dr. Dito dan Umar dari PHRI memberikan wawasan berharga tentang potensi karier dan bisnis di sektor ini, memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus belajar dan berkembang. Acara ini adalah salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menjadi pemimpin masa depan dalam industri perhotelan dan restoran yang begitu menjanjikan.

 

 

 

 

Senin, 09 Oktober 2023

Pencanangan Zona Integritas Sekolah di SMPN 1 Sumedang, Inilah Rangkaian Acaranya!

 

Pencanangan Zona Integritas Sekolah di SMPN 1 Sumedang, Inilah Rangkaian Acaranya!

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang


Pada tanggal 10 Oktober 2023, SMPN 1 Sumedang mengadakan acara Pencanangan Zona Integritas Sekolah yang dihadiri oleh tamu dari inspektorat. Acara ini bertujuan untuk membacakan ikrar Pencanangan Zona Integritas Sekolah yang dipimpin oleh Kepala SMP Negeri 1 Sumedang, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd., dan diucap ulang oleh seluruh warga sekolah.

Dalam acara ini, hadir pula beberapa tamu dari inspektorat, antara lain Tuti Ruswati, S.Sos., M.Si. (Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang), Rinrin Puspa Marina, M.Pd. (Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kasie Kurikulum), Dadang Sulaeman, S.Sos., M.Kes. (Inspektur Daerah Kabupaten Sumedang), dan Yayan Yunari, S.AP. (Ketua Komite SMPN 1 Sumedang).

                                                             Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

MC untuk acara ini adalah Atin Sumartini, S.Pd., dan Dr. Arip Budiman, M.Pd. Dalam arahannya, Sekda Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, S.Sos., M.Si., menjelaskan tentang zona integritas sebagai upaya implementasi anti korupsi di tingkat sekolah. Ditekankan bahwa untuk mencapai karakter anti korupsi sejak dini, peserta didik harus dibiasakan memiliki karakter dan sifat seperti Rasulullah SAW, yaitu Sidiq, Amanah, Fatonah, dan Tablig.

Selanjutnya, dalam acara tersebut dilakukan penandatanganan piagam zona integritas sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1 Sumedang, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd., dan Hj. Tuti Ruswati, S.Sos., M.Si. Penandatanganan ini disaksikan dan juga dilakukan oleh Rinrin Puspa Marina, M.Pd., Dadang Sulaeman, S.Sos., M.Kes., serta Yayan Yunari, S.AP., yang diikuti oleh seluruh guru dan staf tata usaha.

                                                                        Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Acara hari itu ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda kesuksesan dari Pencanangan Zona Integritas Sekolah di SMPN 1 Sumedang.

Kamis, 05 Oktober 2023

Implementasi P5 Dimensi Suara Demokrasi dan Gaya Hidup Berkelanjutan di SMPN 1 Sumedang: Keseruan Debat Kelas 8 dan Sosialisasi Anti Bullying!

 

Implementasi P5 Dimensi Suara Demokrasi dan Gaya Hidup Berkelanjutan di SMPN 1 Sumedang: Keseruan Debat Kelas 8 dan Sosialisasi Anti Bullying!

 

Foto :Humas SMPN 1 Sumedang

Pada hari Rabu, tanggal 4 Oktober 2023, dalam rangkaian kegiatan SPENSA MOTEKAR yang semakin keren dan membuat siswa lebih percaya diri, acara Jambore SPENSA digelar mulai pukul 15.30. Siswa tiba di sekolah mengenakan seragam Pramuka lengkap dan membawa peralatan untuk kemping semalam di sekolah.

Setelah siswa menempati ruangan yang telah disiapkan oleh panitia, acara dimulai dengan upacara pembukaan Jambore, lomba masak liwet antar kelas, dan implementasi P5 dimensi suara demokrasi, yaitu lomba debat antar kelas 8. Mengapa hanya kelas 8 yang berpartisipasi dalam lomba ini? Karena dalam kerangka P5, elemen debat baru diperkenalkan kepada kelas 8.

Lomba debat diikuti oleh enam kelompok dengan tiga tema berbeda: "Apakah Pelaku Bullying Harus Dikeluarkan dari Sekolah?" "Dua Sisi Permainan Online," dan "Pembelajaran Daring vs. Tatap Muka." Kegiatan ini dipimpin oleh Listiana, S.Pd. dan Tuti Yuliawati Wachyar, S.Pd. Aspek penilaian dalam lomba ini mencakup sikap (manner), relevansi, respons, dan kolaborasi. Pengumuman pemenang lomba debat ini akan diumumkan saat upacara bendera pada hari Senin mendatang. Kita nantikan hasilnya!

Acara dilanjutkan dengan api unggun dan pertunjukan seni malam. Pada pukul 21.30, semua siswa diizinkan untuk tidur di ruang masing-masing.

Pagi-pagi, setelah melaksanakan sholat Subuh dan acara siraman rohani bersama Ust. Baban Rubaeki, S.Pd.I., acara dilanjutkan dengan olahraga pagi yang dipimpin oleh Dr. Arip Budiman, M.Pd. dan para kakak Pramuka.

Pada pukul 07.00, acara berlanjut dengan kegiatan sosialisasi pendidikan anti bullying yang dihadiri oleh narasumber dari Polres Sumedang, Aipda Yayan Apriliyana (Kanit Bhabinkamtibmas polres Sumedang) dan Briptu Sri Devi (Anggota sat. Binmas Polres Sumedang). Mereka menjelaskan tentang penggunaan motor listrik ke sekolah dan menyampaikan pesan-pesan penting terkait anti bullying. Dalam sesi tanya jawab, beberapa siswa mengajukan pertanyaan seperti: 1. Bagaimana cara menghindari bullying? 2. Apakah pelaku bullying dari kalangan anak-anak bisa dihukum?

Narasumber menjelaskan bahwa untuk mengatasi perilaku bullying dan tidak menjadi korban, penting untuk bersosialisasi dengan baik, berperilaku sopan, saling menghargai teman-teman, tidak berbicara buruk tentang orang lain, dan hindari mengata-ngatai, bahkan dalam bentuk candaan. Mereka juga menjelaskan bahwa pelaku bullying dari kalangan anak-anak bisa dipidana berdasarkan undang-undang No. 11 tahun 2012 tentang pidana anak. Siswa yang melakukan tindakan bullying akan diambil tindakan hukum, dibina, dan direhabilitasi oleh pihak berwenang.

“Spensa Sakola Jawara, Sang Juara!”

SMP Negeri 1 Sumedang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai sekolah berprestasi. Setiap hari Senin, jargon “Spensa Sakola Jawara, Sang ...

Postingan Populer