Selasa, 30 Januari 2024

Laporan Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS) dan Pelantikan Pengurus OSIS dan MPK 2024/2025


Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang


Humas SMPN 1 Sumedang - Pada hari Sabtu, 27 Januari 2024 Wakasek Kesiswaan dipimpin oleh Ahmad Saepi, S.Pd. Dr. Arip Budiman, M.Pd. dan Rahma Yunisa, S.Pd. menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dari pukul 07.00-15.00 bertempat di ruang kelas SMP Negeri 1 Sumedang, diikuti oleh sekitar 173 peserta didik. 

Materi yang diberikan dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) antara lain:

1. Materi Teori Kepemimpinan

2. Materi Pancasila

3. Materi Keorganisasian

4. Materi pembuatan surat resmi/dinas

Materi-materi ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada siswa, seperti pengembangan jiwa kepemimpinan, ilmu manajemen, disiplin, tanggung jawab, religius, menghargai prestasi, peduli lingkungan, kerja sama, demokratis, dan berpikir kritis.

Pada hari Senin, 29 Januari 2024 digelar acara pengukuhan dan pelantikan serta serah terima jabatan (sertijab) dari pengurus OSIS/MPK masa bakti tahun 2023/2024 ke pengurus OSIS/MPK masa bakti 2024/2025. Berikut adalah susunan pengurus OSIS dan MPK Masa Bakti 2024/2025:


SUSUNAN PENGURUS OSIS SMP NEGERI 1 SUMEDANG

PERIODE 2024/2025

Ketua OSIS. : Puji Wisnuwardhani

Wakil Ketua 1 : Yulia Dwi Lestari

Wakil Ketua 2 : Rizky Adlan Waafy

Sekretaris Umum : Fino Hidayat

Sekretaris 1 : Nadia Aiza Rahman

Sekretaris 2 : M. Hafiz T.J

Bendahara 1 : Haura Putri

Bendahara 2 : Arya panji

1. Seksi Bidang Keimanan dan Ketadwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa :

Koordinator : Naila bilqis

Anggota 

1. Meisya 

2. Safira Aulia

3. Sekasi Bidang Budi Pekerti Luhur dan Akhlak Mulia :

Koordinator : Naufal Muzaki

Anggota :

1. Neisya saquilla 

2. Sazkiya Wulan

3. Seksi Bidang Kepribadian, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara :

Koordinator : M. arhaburizqi

Anggota :

1. Marissa 

2. Muhammad Ariefiansyah

4. Seksi Bidang Prestasi Akademik, Seni dan Olahraga :

Koordinator : Meylani Putri

Anggota :

1. Ajeng fiyadika zahrani 

2. Ilmira firyal

5. Seksi Bidang Demokrasi, Pendidikan Politik Lingkungan Hidup dan Toleransi Sosial :

Koordinator : Agustina Hamidah

Anggota :

1. Nasya syifa ramadhani 

2. Selena felicia nugraha

6. Seksi Bidang Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan :

Koordinator : Neng Dian

Anggota :

1. Rofaida nurwenny 

2. Muhammad Dandi Nur Irsyad

7. Seksi Bidang Kualitas Jasmani, Kesehatan dan Gizi :

Koordinator : Alishna

Anggota :

1. Nina

2. Fajar ilham saputra

8. Seksi Bidang Sastra dan Budaya :

Koordinator : Raissa Naifatussa

Anggota :

1. Leonard Cornelius 

2. Jihan Aulia Rahma

9. Seksi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi :

Koordinator : Faisal Bahri

Anggota :

1. Chalizta hasya 

2. Almira Baiza Ramadhani 

10. Seksi Bidang Pembinaan Komunikasi dalam Bahasa Asing:

Koordinator : Almira Marwa Nindie Tenisa

Anggota :

1. Tasya Rizqi Lestari 

2. Muhammad Syabaani Rizqullah 


SUSUNAN PENGURUS MPK SMP NEGERI 1 SUMEDANG

PRIODE 2024/2025

Ketua MPK : Keyshanindya Chandravimana

Wakil Ketua : Alycia yulianti firmansyah

Sekretaris 1 : Cinta Meysyabila

1. Komisi 1 (Plamer) 

Menyusun dan Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Koordinator : Aini kesya Chanovianti

Anggota :

1. Naura ashiqa 

2. Lutfhiatul Talita

2. Komisi 2 (Evaluator)

Menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja OSIS berdasarkan GBPK (Garis Besar 

Program Kerja)

Koordinator : Muhammad Rafi Aufa Kamil

Anggota :

1. Muhammad Ilham 

2. Muhammad Arya Nur Fadillah

3. Komisi 3 (Humas, Aspirator, Ekstrakurikuler, Kedisiplinan)

Koordinator : Salma Haura Khairunisa

Anggota :

1. Shasia Rahma Hayuningdiah 

2. Goldito Zaki Nugroho

.

Minggu, 28 Januari 2024

Pelaporan Briefing Informasi Seputar Kegiatan Sekolah Semester Genap

  

Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang

Humas SMPN 1 Sumedang - Pada hari Senin, 29 Januari 2024 digelar briefing terkait Informasi seputar Kegiatan Sekolah Semester Genap. 

Acara dibuka oleh MC Adi Bakti Raindi, S.Pd. Acara kedua adalah pemaparan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Sumedang, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. terkait progres Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan Rehab kelas. Mulai hari Senin, 29 Januari 2024, proses KBM dilaksanakan 2 shift dengan perbandingan 2:1. Kelas 8 dan kelas 9 melaksanakan proses KBM pada shift pagi dengan durasi belajar 40 menit perjam, dan kelas 7 KBM pada shift siang dengan durasi belajar 30 menit perjam. 

Terkait progres rehab kelas yang terdampak gempa, Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih, kepada segenap warga sekolah, yakni: Guru-guru dan Staf TAS, komite, paguyuban orang tua, dan peserta didik. Karena, dengan suka rela dan penuh keikhlasan telah mengumpulkan donasi. Akhirnya, dengan langkah ini proses perbaikan bisa berjalan secara cepat meliputi 25 ruangan. 

Berdasarkan info dari pusat, bahwa untuk dana pembiayaan rehab bangunan pemerintah yang terdampak bencana. Dalam hal ini, bangunan sekolah tidak mendapatkan dana bantuan dari BNPB, melainkan dari Dinas Pendidikan. 

Sumber keuangannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yakni dengan cara mengalihkan bantuan pembangunan suatu sekolah ke sekolah yang terdampak bencana. Kepala Sekolah sudah berusaha untuk mendesak ke pusat terkait dana bantuan rehab ini. Namun, Namun, karena mekanisme dan sistemnya seperti yang telah diutarakan di atas. Maka, pihak sekolah harus sabar menunggu dari Dinas Pendidikan.

Jumlah ruangan yang rampung diperbaiki meliputi 25 ruangan. Oleh karena itu, tentu saja hal ini berdampak pada perubahan denah ruangan kelas untuk proses belajar mengajar. Bapak/Ibu Guru diharap maklum dan cek end ricek denah ruangan tempat mengajar.

Terkait perpisahan kelas IX, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak melarang penyelenggaraan kegiatan perpisahan. Hanya saja, sekolah dimohon untuk menghindarkan kerumunan yang banyak. Oleh karena itu, perpisahan akan dilaksanakan di sekolah.

Acara ketiga adalah pemaparan dari Wakasek Kurikulum, Riki Sumda, S.Pd. terkait pelaksanaan piket sudah berjalan dan mulai dilaksanakan. Oleh karena itu, bagi Ibu/Bapak Guru yang berhalangan hadir karena sakit atau ijin. Maka, mintalah ijin ke piket dari Wakasek, kemudian titipkan tugas untuk peserta didik kepada guru piket.

Kepada Ibu/Bapak Wali Kelas perlu diketahui, bahwa saat peserta didik berhalangan hadir ke sekolah, karena sakit atau ijin. Maka, yang harus memberi tahu melalui telepon atau whatssapp adalah orang tua, dari HP orang tua. Selain itu, untuk buku agenda kelas lama mohon diambil dari kelas masing-masing dan dikumpulkan ke Bidkur.

Untuk wali kelas 9, mohon diinfokan kepada peserta didik untuk mengumpulkan kartu keluarga, akte lahir, dan ijazah SD untuk memperbaiki kesalahan penulisan identitas di raport.

Bagi koordinator O2SN, FLS2N, OSN, dan FTBI diminta untuk mengajukan nama guru pembimbing dan penanggungjawab, nama peserta didik yang akan mengikuti lomba, dan rincian biaya.

Acara keempat pemaparan dari Wakasek Kesiswaan, Dr. Arip Budiman, M.Pd. terkait kegiatan membuat Aksi Nyata PMM pada hari Sabtu, 3 Februari 2024. 

Acara kelima pemaparan dari Wakasek Sarana, Indra Lesmana, S.Pd. terkait laporan donasi yang masuk serta alokasi penggunaannya, serta laporan progres rehab ruangan kelas yang terdampak gempa.



Kamis, 25 Januari 2024

Laporan Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema Kearifan Lokal

 


Pada hari Jum’at, 26 Januari 2024 SMP Negeri 1 Sumedang melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal. 

Sub Tema Kegiatan hari ini adalah  diberi judul Selayang Pandang Sumedang, Sejarah, Kondisi Geografis, dan Bencana Alam (SASAKALA).

Kegiatan pertama, pukul 07.00-07.30 Proyek P5 ini adalah briefing Pengarahan Pelaksanaan P5 di ruang wakasek dipimpin oleh Ibu Hj. Listiana sebagai Tim P5 menjelaskan tentang urutan kegiatan yang akan dilakukan pada hari tersebut.

Pada pukul 07.30-08.00 kegiatan pembukaan dan pengkondisian, membaca doa, memeriksa kehadiran, kondisi diri peserta didik dan kelas serta menggali info: We Love Sumedang.

Kegiatan berikutnya,  pukul 08.00 – 08.30 semua peserta didik dikumpulkan di lapangan upacara untuk penguatan We Love Sumedang dan menyanyikan lagu “Tandang najan Sorangan”. Rumpaka lagu ini dibuat oleh Pj. Bupati Kabupaten Sumedang, Drs. Herman Suryatman, M.Si. 

Semua peserta didik yang hadir pada shift 1, dari kelas 7A-7K dan kelas 8A-8E bersama dengan wali kelasnya masing-masing. Pada Shift 2, dari kelas 9A-9K dan kelas 8F-8K bernyanyi dipimpin oleh Wakasek Kurikulum, Riki Sumda, S.Pd dan Guru Seni Budaya, Hj. Tintin Sugiartini, S.Pd. Pada shift kedua, menyanyikan lagu dipimpin oleh Guru Seni Budaya, Ratnaningsih, S.Pd. 

Berikut adalah lirik lagu ‘Tandang najan Sorangan’.

Tandang najan Sorangan


Tandang-tandang najan sorangan.

Teuneung ludeung moal rek ringrang.

Ieu kuring urang Sumedang.

Hey langit geura saksian Insun medal rek bajuang. 

Sangkan sunda seungit nyambuang


Setelah bernyanyi bersama, pada pukul 09.00-09.30 seluruh peserta didik masuk ke kelas masing-masing dan membaca tentang SEJARAH SUMEDANG, menuliskan sifat urang Sumedang pada buku catatan P5 dan dinilai oleh wali kelas.

Pada pukul 09.30-10.00 kegiatan ditutup dengan refleksi dan penyampaian penugasan dalam LAPD.


Jumat, 19 Januari 2024

Pemilihan Ketua Osis di SMP Negeri 1 Sumedang, Inilah Rangkaian Acaranya!


Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang

SMPN 1 Sumedang - Pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 1 Sumedang: Proses Demokratis Menuju Pemimpin Berkualitas.

Pemilihan Ketua OSIS di SMP Negeri 1 Sumedang menjadi peristiwa penting dalam membentuk kepemimpinan siswa yang berkualitas. 

Selain seluruh peserta didik yang melakukan pemilihan, Kepala SMPN 1 Sumedang, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. dan guru serta staf TU juga ikut melakukan proses pemilihan.

Proses pemilihan ini tidak hanya mengukur keterampilan, namun juga kepemimpinan dan kepribadian yang baik. 

Tujuannya adalah membantu siswa mengembangkan keterampilan dan kepemimpinan yang lebih baik, menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pertumbuhan dan pembelajaran.

Pada tanggal 20 Januari 2024, SMP Negeri 1 Sumedang menggelar pemilihan ketua OSIS yang melibatkan tiga calon berpotensi. 

Yulia Dwi Lestari dari kelas 8-K, Rizky Adlan Waafy dari kelas 8-G, dan Puji Wisnuwardhani dari kelas 8-A memaparkan visi misi serta berpartisipasi dalam debat terbuka sebagai bagian dari rangkaian acara pemilihan.

Rangkaian acara dimulai pada tanggal 19 Januari 2024, dengan sholat Dhuha bersama dan pembukaan oleh Wakasek Kesiswaan, Ahmad Saepi, S.Pd. Proses pemilihan dilanjutkan dengan sesi penyampaian visi misi dan debat terbuka.

Meskipun kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dalam dua shift akibat gempa pada 30 Desember 2023, siswa tetap antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Sesi penyampaian visi misi dibagi menjadi dua bagian untuk menyesuaikan dengan jadwal belajar siswa. Sesi pertama, dari pukul 07.00-09.00, melibatkan kelas 9 A-K dan 8 G-K. 

Sesi kedua, dari pukul 09.30-11.00, melibatkan kelas 7 A-K dan 8 A-F. Proses ini memberikan kesempatan kepada seluruh siswa untuk memahami visi dan misi calon ketua OSIS.

Rangkaian acara kedua, yakni proses pemilihan ketua OSIS, dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2024, dengan format semi-daring. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakasek Kesiswaan, Ahmad Saepi, S.Pd. Dr. Arip  Budiman, M.Pd. dan Rahma Yunisa, S.Pd.

Dalam kegiatan ini, peserta didik hadir di sekolah sesuai jadwal yang ditentukan: kelas 7A-K dari pukul 17.00-18.00, kelas 8A-K dari pukul 08.30-09.30, dan kelas 9A-K dari pukul 10.00-11.00.

Proses pemilihan dimulai dengan pengisian format daftar hadir pemilih, diikuti oleh antrian duduk, antrian masuk ke bilik suara, pemindaian barcode menggunakan perangkat ponsel masing-masing, dan pemilihan calon yang diinginkan. 

Setelah selesai, peserta didik mencelupkan jari ke tinta yang telah disediakan sebagai tanda telah mengikuti proses pemilihan.

Selain menanamkan nilai-nilai demokrasi, proses pemilihan ini juga mengajarkan tanggung jawab kepada siswa. 

Hasil pemilihan kemudian diumumkan secara transparan, memastikan keberlanjutan dan akuntabilitas dalam kepemimpinan OSIS. 

Pemilihan ketua OSIS di SMP Negeri 1 Sumedang bukan hanya sekadar proses, tetapi juga sebuah peristiwa yang melibatkan seluruh komunitas sekolah dalam membentuk pemimpin masa depan yang berkualitas.






Rabu, 17 Januari 2024

Simulasi Mitigasi Gempa di SMPN 1 Sumedang: Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Mengurangi Dampak Trauma



Dokumentasi SMP Negeri 1 Sumedang

SMPN 1 Sumedang - Gempa yang melanda Kabupaten Sumedang pada tanggal 30 Desember 2023 telah menimbulkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan sekolah, termasuk SMPN 1 Sumedang. 

Dari total 33 ruangan kelas yang dimiliki, 13 di antaranya rusak dan tidak dapat digunakan. Sebagai konsekuensinya, pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dijalankan dengan menggunakan sistem double shift, yaitu shift pagi dan shift siang. 

Dampak gempa ini tidak hanya merugikan infrastruktur sekolah, tetapi juga menimbulkan trauma psikologis pada peserta didik dan para guru. Sebagai pendidik di lembaga pendidikan tersebut, saya pun merasakan dampak signifikan dari bencana tersebut.

Berbagai sumber informasi menunjukkan bahwa sekitar 66 sekolah di Sumedang mengalami kerusakan karena gempa, termasuk 13 SMA/SMK, 5 SMP, 27 SD, dan 17 TK. 

Hal ini telah memaksa pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara bergantian di sekolah-sekolah yang terkena dampak bencana alam. Situasi ini mencerminkan dampak serius yang terjadi di sektor pendidikan di wilayah tersebut.

Selain kerusakan fisik, dampak psikologis dari bencana alam, seperti gempa bumi, juga menjadi aspek yang tak boleh diabaikan. 

Diperlukan upaya memberikan dukungan psikologis kepada peserta didik dan staf pengajar yang terdampak. 

Perencanaan dan penyesuaian dalam pelaksanaan KBM juga menjadi keharusan untuk memastikan kelancaran proses pembelajaran di tengah kondisi darurat seperti ini.

Sebagai seorang guru, tanggung jawab untuk memberikan dukungan dan semangat kepada siswa yang terkena dampak bencana menjadi semakin penting. 

Prioritas utama adalah memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka. Selain memberikan bimbingan dalam pembelajaran, guru juga diharapkan dapat berperan sebagai pendukung emosional dalam mengatasi dampak psikologis yang mungkin dialami oleh siswa.

Dalam kondisi darurat seperti ini, kolaborasi dan kerjasama antar guru, siswa, dan pihak sekolah menjadi krusial untuk memastikan proses pembelajaran berjalan seefisien mungkin. 

Dukungan psikologis yang diberikan oleh guru dan lembaga sekolah dapat membantu memulihkan semangat dan kesejahteraan seluruh komunitas pendidikan di Kabupaten Sumedang.

Pada hari Kamis 18 Januari 2024, SMPN 1 Sumedang bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan Sky Volunteer Bandung menjalankan simulasi mitigasi gempa. 

Kegiatan ini terbagi dalam dua tahap, yaitu shift pagi dan shift siang, bertujuan untuk memulihkan efek traumatis pasca gempa, memberikan pemahaman tentang gempa, dan memberikan pengetahuan tentang tindakan mitigasi gempa kepada peserta didik.

Simulasi ini menjadi langkah penting dalam persiapan peserta didik dan guru agar tidak panik dan dapat menyelamatkan diri dengan tenang saat terjadi gempa. 

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari pemulihan trauma pasca gempa baik untuk siswa maupun guru. 

Dengan melibatkan dua shift, seluruh peserta didik dapat mendapatkan pemahaman yang utuh tentang gempa, khususnya di Kabupaten Sumedang, serta pengetahuan yang memadai tentang tindakan yang harus dilakukan saat gempa terjadi kembali di masa depan.

Simulasi mitigasi gempa di SMPN 1 Sumedang menjadi langkah proaktif untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi dan mengurangi dampak kerusakan serta trauma yang ditimbulkan. 

Melibatkan peserta didik dalam aksi preventif semacam ini dianggap sangat penting, mengingat gempa dapat terjadi di mana saja dan kapan saja.

Program ini mencakup aspek penting dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa. Pertama-tama, simulasi bertujuan untuk meredakan trauma yang mungkin dialami oleh peserta didik dan guru setelah mengalami gempa. 

Pengalaman traumatis semacam itu bisa berdampak jangka panjang terhadap psikologis individu. Dengan melibatkan mereka dalam simulasi, diharapkan peserta didik dapat menghadapi gempa dengan kepala dingin dan tindakan yang tepat.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pemahaman lebih lanjut tentang gempa, terutama dalam konteks geografis Kabupaten Sumedang. 

Peserta didik dapat memahami karakteristik gempa di daerah mereka, meningkatkan pengetahuan mereka tentang ancaman gempa bumi, serta memahami pentingnya kesiapsiagaan. 

Informasi ini dapat memberikan landasan bagi upaya mitigasi yang lebih baik di masa depan.

Simulasi juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengasah keterampilan bertahan hidup dan membiasakan diri dengan prosedur evakuasi. 

Dengan simulasi ini, mereka dapat belajar bagaimana mengamankan diri dan teman-teman sekelasnya dengan cepat dan efektif. Hal ini melibatkan pemahaman terhadap struktur gedung dan tempat evakuasi yang aman.

Partisipasi Sky Volunteer Bandung dalam kegiatan ini juga memberikan nilai tambah. Keahlian mereka dalam bidang mitigasi bencana dan penanganan darurat memberikan wawasan yang berharga kepada peserta didik dan guru. 

Kerjasama dengan organisasi yang berkompeten dalam bidang ini menambah dimensi keilmuan dalam simulasi.

Dengan adanya simulasi mitigasi gempa, SMPN 1 Sumedang memberikan kontribusi positif terhadap kesadaran bencana di kalangan peserta didiknya. 

Di samping itu, kegiatan ini menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lain dalam menghadapi ancaman bencana alam. 

Pendidikan kesiapsiagaan bencana seharusnya menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah, dan langkah yang diambil oleh SMPN 1 Sumedang merupakan contoh yang patut diikuti.

Simulasi mitigasi gempa di SMPN 1 Sumedang tidak hanya berfokus pada tindakan preventif fisik, tetapi juga pada pemulihan dan pemahaman menyeluruh tentang gempa. 

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekolah terhadap gempa dan mengurangi dampak traumatis yang mungkin timbul. 







Minggu, 07 Januari 2024

Rapat Awal Semester Genap Tahun Ajaran 2023/2024


                                                                                            Dokumentasi HUmas SMP Negeri 1 Sumedang

Pada hari Senin, 8 Januari 2024, SMP Negeri 1 Sumedang menggelar kegiatan rapat awal semester genap tahun ajaran 2023/2024. Acara dibuka oleh MC, Isur Suryati, S.S. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd., yang mengungkapkan hasil verifikasi dari Kementerian PUPR. Menurutnya, SMP Negeri 1 Sumedang diakui sebagai sekolah yang paling terdampak gempa, menempatkannya dalam kategori paling signifikan.

Pj. Bupati Sumedang, Drs. Herman Suryatman, M.Si., memberikan apresiasi atas respons cepat dan tanggapnya SMPN 1 Sumedang dalam menghadapi dampak gempa. Ia menegaskan bahwa sekolah ini telah menunjukkan tingkat respek yang tinggi dan kemampuan dalam mengatasi krisis. 

Setelah gempa, SMPN 1 Sumedang segera melaksanakan rapat koordinasi internal dengan wakasek dan kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait dan Dinas Pendidikan.

Kepala sekolah menyoroti bahwa ada empat sekolah di Sumedang yang terdampak gempa, mengalami kerusakan mulai dari ringan, sedang, hingga berat. Namun, ia meyakinkan para guru bahwa sekolah ini aman, dan mengajak mereka untuk tidak merasa takut. 

Kemudian, Wakasek Kurikulum, Riki Sumda, S.Pd., memberikan paparan mengenai Surat Keterangan Kondisi Belajar Mengajar (SKKBM), jadwal pelajaran, dan agenda kegiatan untuk semester genap 2024.

Wakasek Kesiswaan, Ahmad Saepi, S.Pd., memberikan informasi tentang data peserta didik yang terdampak bencana gempa. Meskipun terjadi bencana, kegiatan upacara pada hari Senin tetap dilaksanakan, dan ekstrakurikuler dapat dilanjutkan di lapangan di luar sekolah. 

Selanjutnya, Wakasek Sarana Pra Sarana, Indra Lesmana, S.Pd., menyampaikan laporan tentang data verifikasi kerusakan sekolah. Kerusakan ringan meliputi retakan pada dinding ruangan dan fasilitas sekolah, sedangkan kerusakan sedang mencakup retakan besar yang berpotensi roboh, dan kerusakan berat terjadi pada struktur ruangan.

Muncul inisiatif positif dari warga sekolah yang mengumpulkan donasi untuk memulai proses perbaikan. Donasi ini akan digunakan untuk belanja bahan, ongkos kerja, dan konsumsi kerja. Langkah ini diambil untuk memastikan perbaikan infrastruktur sekolah dapat segera dimulai, memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi siswa dan guru.

Selain itu, Dr. Arif Budiman, M.M.Pd., menyampaikan informasi E-Kinerja untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintah Kabupaten Sumedang. Beliau memaparkan tentang perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dalam E-Kinerja. Deadline untuk penyelesaian E-Kinerja ini ditetapkan pada 31 Januari 2024.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana peserta rapat dapat mengajukan pertanyaan terkait berbagai paparan yang telah disampaikan. Acara ditutup dengan harapan bahwa seluruh warga sekolah dapat bersatu dan bersama-sama memulihkan kondisi sekolah pasca-gempa untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.


Kegiatan Pembagian Rapor dan Penampilan Bakat Siswa Go-Talent di SMP Negeri 1 Sumedang


Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang

Sumedang - Pada tanggal 21 Desember 2023, SMP Negeri 1 Sumedang menggelar acara penting dalam rangka menandai berakhirnya semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024, yaitu kegiatan pembagian rapor hasil belajar siswa. Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai prestasi dan perkembangan belajar siswa kepada orang tua atau wali murid kelas 7, 8, dan 9.


                                                                                Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang

Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. Sebagai kepala sekolah SMP Negeri 1 Sumedang memberikan sambutan sekaligus membuka acara Go- Talent. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada orang tua yang telah hadir dalam acara pembagian raport. Karena, dengan hadirnya orang tua di sekolah, sebagai bukti tanggung jawab mereka dalam mendukung pendidikan putra-putrinya. 

Selain itu, Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. juga memberikan imbauan kepada orang tua agar selama masa liburan, orang tua tetap mengawasi, memotivasi, dan membimbing putra-putrinya untuk tetap berada dalam kondisi yang aman dan berperilaku sesuai tatakrama sekolah.

Kegiatan pembagian raport sesuai yang dijadwalkan akan dimulai pada pukul 10.30, tetapi sejak pukul 08.00, orang tua atau wali siswa sudah berdatangan ke sekolah. Mereka tidak hanya datang untuk mengambil rapor hasil belajar anak-anak mereka, tetapi juga untuk menyaksikan kegiatan Go-Talent yang diadakan sebagai bagian dari acara ini. Go-Talent merupakan Class Meeting antar kelas VII, VIII, dan IX yang diisi dengan berbagai bakat dan keterampilan siswa.

Pembawa acara untuk kegiatan Go-Talent ini adalah Rizki Adlan Waafy dari kelas 8-G dan Puji Wisnu Wardhani dari kelas 8-A, yang dengan penuh semangat memandu acara tersebut. Adapun juri yang menilai penampilan siswa dalam Go-Talent adalah Tintin Sugiartini, S.Pd., Ratnaningsih, S.Pd., dan Sundanis Kencana, M.Pd. Mereka memberikan penilaian yang adil untuk setiap peserta sehingga suasana kompetisi menjadi lebih berkesan.

Setelah kegiatan Go-Talent selesai, pada pukul 10.30, orang tua peserta didik masuk ke ruangan kelas. Di sana, wali kelas memberikan informasi penting mengenai perkembangan peserta didik selama semester ganjil, jadwal libur, dan informasi awal masuk semester genap. Wali kelas juga memberikan kesempatan kepada orang tua atau wali untuk bertanya atau memberikan masukan terkait pembelajaran anak-anak mereka.

Setelah sesi informasi selesai, prosesi penyerahan buku rapor peserta didik pun dimulai. Buku rapor ini berisi evaluasi hasil belajar siswa dalam berbagai mata pelajaran, serta catatan mengenai perilaku dan partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah. Penyerahan rapor dilakukan dengan penuh kehangatan, dan wali kelas siap memberikan penjelasan lebih lanjut jika diperlukan.

Kegiatan pembagian rapor ini tidak hanya menjadi momen penting untuk menyampaikan hasil belajar, tetapi juga sebagai ajang untuk membangun sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa dalam mendukung proses pendidikan. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mendukung perkembangan optimal setiap siswa di SMP Negeri 1 Sumedang.






Laporan Kunjungan Peninjauan Kerusakan Akibat Gempa di SMP Negeri 1 Sumedang

 


Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang

Sumedang - Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang pada tanggal 31 Desember 2023 lalu menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk SMPN 1 Sumedang. Sekolah mengalami kerusakan pada sejumlah ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas lainnya. 

Ruang kelas yang rusak terlihat retak-retak pada dinding dan plafonnya. Beberapa ruang kelas bahkan tidak bisa digunakan karena mengalami kerusakan yang cukup parah. Laboratorium sekolah juga mengalami kerusakan, seperti pada meja dan peralatan laboratorium. Fasilitas lainnya, seperti perpustakaan dan kantin, juga turut mengalami kerusakan.


Dokumentasi Humas SMP Negeri 1 Sumedang

Terkait hal tersebut ada beberapa kunjungan yang datang ke sekolah, dari pihak pemerintah dan lembaga terkait. Berikut laporan kunjungan dari tanggal 1-4 Januari 2024 yang datang ke SMP Negeri 1 Sumedang, diantaranya:

1.Senin, 1 Januari 2024

a.Kunjungan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, M.Pd. dan Kabid Sarana dan Prasarana, Indra Wahyudinata, S.Sos.M,Si.

b.Ketua Komite SMP Negeri 1 Sumedang, Yayan Yunari, S.AP.

2.Selasa, 2 Januari 2024

a.Kunjungan dari Korwas Disdik Kab. Sumedang, Dadang Sudanta,S.Pd,M.M.Pd.

b.Kunjungan dari Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos. M.E. dan Kabid SMP, Yudi Purwana, S.Pd.M.Pd.

c.Kunjungan dari wakil ketua PGRI Kab. Sumedang, Apen Supendi, S.Pd

d.Tim Dinas PUPR Kabupaten Sumedang melakukan uji kelayakan bangunan sekolah yang terdampak gempa bumi.

e.Kunjungan dari Wakil Bupati periode 2019-2024, H. Erwan Setiawan, S.E.

3.Rabu, 3 Januari 2024

a.Wartawan dari beberapa media massa meliput kerusakan akibat gempa bumi di lingkungan SMP Negeri 1 Sumedang (Metro TV, iNews, dan lain-lain).

b.Wawancara antara kepala sekolah, Drs. Edeng Suatarya, M.M.Pd. dan Kabid Sarpras, Indra Wahyudinata, S.Sos. M.Si.

4.Kamis, 4 Januari 2024

a.Kunjungan Komandan Resort Militer (Danrem) kabupaten Sumedang, Kolonel Arh Rudi Ragil Sang Putra, S.Sos, M.Si.

b.Kunjungan Staf Kepresidenan terkait rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Sumedang dan ke SMP Negeri 1 Sumedang meninjau lokasi terdampak gempa.

c.Kunjungan Kesdam 

d.Tim Kementerian PUPR melakukan penilaian kerusakan bangunan

e.Kunjungan dari Kwarcab Kabupaten Sumedang, diwakili oleh Drs. Edeng Sutarya, M.M.Pd. sebagai wakil ketua Kwarcab Kabupaten Sumedang.

f.Pengurus Komite SMP Negeri 1 Sumedang

5.Jum’at, 5 Januari 2024 

a.Kunjungan dari Badan Geologi dan ESDM, Gangsar T. Agenda meneliti dan memeriksa struktur tanah.

b.Kunjungan dari Kasubag Umum dan Keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Ahmad Hanafiah, S.IP.M.M.

c.Kunjungan dari Dewan Pengawas Kabupaten Sumedang

d.Kunjungan Pengawas Sekolah SMP Negeri 1 Sumedang, Asari, S.Pd. M.M.Pd.

6.Sabtu, 6 Januari 2024

a.Kunjungan dari Kepala Sub Direktorat Perencanaan Pendanaan (Kasubdit BNPB Jakarta), Priska Saragih, S.K.M.,M.K.M. 

b.Komite sekolah SMP Negeri 1 Sumedang

7.Minggu, 7 Januari 2024

a.Kunjungan Pj. Bupati Kab. Sumedang, Drs. Herman Suryatman, M.Si.


“Spensa Sakola Jawara, Sang Juara!”

SMP Negeri 1 Sumedang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai sekolah berprestasi. Setiap hari Senin, jargon “Spensa Sakola Jawara, Sang ...

Postingan Populer