Rapat
Koordinasi Agenda Kegiatan Sekolah
Isur
Suryati, S.S.
Pada hari Kamis, 21
September 2023, sekolah kembali menggelar Rapat Koordinasi yang vital untuk
merencanakan berbagai agenda kegiatan sekolah yang akan datang. Bertempat di
ruang guru SMPN 1 Sumedang, rapat ini dihadiri oleh seluruh guru dan staf Tata
Usaha (TU), menciptakan momen kolaborasi yang sangat berarti dalam pembangunan
dan pengembangan sekolah.
Mengawali acara dengan
penuh semangat, MC Adi Bakti Raindi, S.Pd., membuka sesi pertemuan ini dengan
sambutan hangat. Kegiatan ini menjadi ajang yang penting bagi seluruh staf
sekolah untuk berbagi pandangan, mendengarkan pemaparan, dan mengambil keputusan
bersama demi kemajuan institusi pendidikan.
Pemaparan awal dari
Kepala Sekolah, Drs. Edeng Sutarya, M.M., yang memberikan informasi terkait
beberapa isu kunci dalam agenda pertemuan. Berikut adalah poin-poin utama yang
disampaikan:
1. PJS Pejabat
Sementara: Pemerintah Daerah telah mengusulkan beberapa calon pejabat sementara
(PJS), dan SK dari Gubernur Eselon II akan menunjuk 9 orang untuk jabatan ini.
Mereka akan bertugas melaksanakan tugas-tugas tertentu tanpa memiliki
kewenangan untuk menentukan atau memutuskan kebijakan strategis.
2. Penjabat Definitif:
Setelah proses seleksi, 9 orang PJS akan dipilih dan diberi Surat Keputusan
(SK) oleh Presiden RI. Mereka akan memiliki kewenangan definitive dalam
menentukan dan memutuskan kebijakan strategis yang akan memengaruhi sekolah.
Dalam hal ini, Drs. Herman Suryatman, M.Si. merupak penjabat bupati Sumedang.
Salah satu topik
penting dalam rapat ini adalah rencana pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas.
Dua ruangan, yaitu kelas 8-E dan 8-F, akan mendapatkan perhatian khusus. Namun,
dalam proses pembangunan ini, ada 3 kelas yang akan terdampak, yaitu 8-D, 8-E,
dan 8-F. Pelaksanaan pembangunan akan dilakukan oleh pihak ketiga (rekanan),
sementara sekolah hanya berperan sebagai penerima manfaat. Pemasangan patok dan
tiang pancang direncanakan akan dilakukan pada hari Sabtu, 23 September 2023,
namun Kepala Sekolah menghimbau agar pemasangan dilakukan pada hari Minggu.
Proses relokasi ruang
kelas menjadi fokus utama, dan Kepala Sekolah menekankan agar para guru
memperhatikan efektivitas dan kelayakan dalam pemindahan. Sistematika
pemindahan kelas telah ditetapkan, dengan 8-D akan pindah ke Perpustakaan, 8-E
ke Kantin Siswa, dan 8-F ke Ruang Olah Raga. Pelaksanaan pemindahan
direncanakan pada hari Jumat, 22 September 2023, dengan target selesai
pembangunan dalam 90 hari kerja.
Selain itu, rapat juga
membahas kegiatan selama jeda semester, antara lain:
a. Kegiatan perpisahan
pensiun.
b. Pangbagéa untuk guru
yang baru datang dan diangkat ke SMPN 1 Sumedang.
c. Permintaan Kepala
Sekolah kepada Dinas Pendidikan (Disdik) untuk guru mata pelajaran Matematika 2
dan Informatika serta Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
d. Pangandaran: Tujuan
kegiatan ini adalah untuk menciptakan suasana sekolah yang kondusif dan
memperkuat rasa kebersamaan. Ada 52 guru yang ikut ditambah komite dan
pengawas. Jadi, sekitar 54 orang akan ikut dalam kegiatan ini.
e. Kegiatan kemping di
sekolah: Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Wakasek.
f. Rehabilitasi Ruang
Kepala Sekolah pada bulan November 2023.
Informasi berikutnya
datang dari Wakasek Kurikulum, Riki Sumda, S.Pd., yang membahas Penilaian
Tengah Semester (PTS). PTS untuk kelas 9, 8, dan 7 akan dilaksanakan pada jam
pelajaran biasa dari tanggal 25 hingga 30 September 2023. Ada penyesuaian
jadwal untuk mengakomodasi libur Maulid Nabi pada hari Kamis tanggal 28
September 2023, dimana PTS untuk kelas 7 dan 8 dipindahkan ke hari Sabtu. Sedangkan
untuk kelas 9 jadwal hari Kamis dipindahkan ke hari Kamis Minggu berikutnya.
Pembuatan soal akan
menjadi tanggung jawab guru dengan variasi bentuk soal seperti pilihan ganda,
esai, menjodohkan, isian singkat, dan kolaboratif, dengan jumlah total soal
sebanyak 25. PTS berbentuk proyek dan portofolio juga bisa dijadikan alternatif,
dengan guru diminta untuk memberikan deskripsi kegiatan kepada Wakasek
Kurikulum.
Rapat ini juga
mengangkat informasi dari Wakasek Kesiswaan tentang berbagai kegiatan, seperti
studi tour ke Jogja yang sedang dalam proses pemesanan hotel dan surat kepada
orang tua. Selain itu, ada rencana perjalanan ke Pangandaran dengan tujuan
wisata Citumang yang juga telah memulai proses pemesanan kamar.
Dalam jeda PTS, acara
P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) akan digabungkan dengan kegiatan
Seni Budaya. Hari Selasa dan Rabu akan digunakan untuk acara literasi dan
numerasi, di mana semua guru mata pelajaran akan bergantian mengisi kegiatan
ini. Tema acara jeda PTS adalah "Spensa Motekar bikin Kece bikin
pede," dengan penampilan khusus dari SLB Cimareme. Selain itu, disarankan
agar tersedia tenda untuk mendukung acara Jambore.
Informasi terakhir
datang dari Wakasek Sarana, Indra Lesmana, S.Pd., yang menjelaskan bahwa proses
relokasi kelas akan dipimpin oleh tim sarana dan pra sarana. Wali kelas akan
berperan dalam mengkoordinasi peserta didik selama pemindahan. Dalam proses ini,
kelas 8-DEF akan dibantu oleh 8-GHI, dan pengangkutan barang akan dilakukan
dengan meminimalkan gangguan terhadap proses belajar-mengajar.
Ada juga sesi tanya
jawab, di mana beberapa pertanyaan dan klarifikasi diajukan oleh peserta rapat,
seperti mengenai pembuat soal PTS dan kesiapan sarana multimedia untuk
pembelajaran digital. Berikut adalah jawaban yang diberikan dalam sesi tanya
jawab:
Wiwi Dewijanti, S.Pd.:
Sudah membuat soal sebanyak 20 nomor, dan telah melaksanakan PTS satu kelas,
apakah ini sudah memadai?
Jawaban: Tentu saja,
langkah awal yang Anda ambil sangat baik. Namun, kami menghimbau agar Anda
berusaha untuk menyusun 25 soal agar sesuai dengan standar yang telah
ditetapkan.
Yenti, Sopiyanti,
S.Pd.: Sarana multimedia untuk pembelajaran digital belum tersedia, bagaimana
solusinya?
Jawaban: Kami telah
menyiapkan aplikasi PIJAR yang siap digunakan dan diimplementasikan. Selain
itu, akan ada pelatihan untuk 10 orang guru mentor pada bulan November 2025.
Mereka akan dilatih untuk menguasai aplikasi PIJAR agar dapat memberikan
bimbingan kepada rekan satu mata pelajaran dalam penggunaannya.
Dalam rapat ini,
terlihat sinergi dan komitmen dari seluruh staf sekolah untuk meningkatkan mutu
pendidikan dan kesejahteraan siswa. Setiap poin dalam agenda rapat menjadi
langkah konkret dalam mencapai tujuan sekolah yang lebih baik.
Dengan kerjasama yang
kuat, SMPN 1 Sumedang siap menghadapi tantangan dan meraih prestasi yang lebih
gemilang di masa depan. Rapat ini telah membuka pintu untuk dialog terbuka dan
kolaborasi yang akan terus berlanjut dalam mendukung perkembangan sekolah ke
arah yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar