Rabu, 13 September 2023

Suara Demokrasi dan Kecerdasan Bermedia Sosial: Kegiatan Inspiratif P5 di SMPN 1 Sumedang

 

Suara Demokrasi dan Kecerdasan Bermedia Sosial: Kegiatan Inspiratif P5 di SMPN 1 Sumedang

Isur Suryati, S.S.

Ilustrasi hasil analisis conten video di media sosial

(Dok.Humas SMPN 1 Sumedang)

Pada minggu ke-7 dalam rangkaian P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), SMPN 1 Sumedang kembali menggelar kegiatan yang menginspirasi. Kali ini, tema yang diangkat adalah "Suara Demokrasi," dengan sub-tema yang sangat relevan, yaitu "Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial." Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 9 September 2023.

Kegiatan P5 ini tidak terlaksana dengan sendirinya. Di balik layar, Wakasek Kurikulum, Riki Sumda, S.Pd., dan Tuti Y. Wachyar, S.Pd., M.Pd., bekerja keras untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

Tahap pertama adalah persiapan. Wakasek kurikulum, Riki Sumda, S.Pd., dan Tuti Y. Wachyar berkolaborasi dengan penuh semangat untuk menemukan ide inovatif yang sesuai dengan tema "Suara Demokrasi" dan sub-tema "Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial."

Ide inovatif yang terpilih adalah mengubah materi menjadi pengalaman tontonan yang menginspirasi. Tahap persiapan melibatkan pembuatan plifbook menggunakan alat desain Canva, diskusi mendalam tentang pelaksanaan kegiatan, serta persiapan jurnal refleksi dan lembar penilaian. Selain itu, mereka juga melakukan briefing di ruang guru untuk menjelaskan rencana kegiatan P5 kepada para guru dan wali kelas.

Tahap kedua adalah pelaksanaan. Setelah semua persiapan selesai, wali kelas dari kelas 7 dan 8 memahami urutan dan langkah-langkah yang harus diikuti. Mereka kemudian bergegas ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan.

Pada awalnya, wali kelas membagikan tautan plifbook melalui grup peserta didik di WhatsApp. Selanjutnya, mereka melakukan elaborasi dengan bertanya kepada peserta didik tentang pemahaman awal mereka mengenai media sosial serta menggali pengetahuan peserta didik tentang topik tersebut. Setelah itu, dalam satu jam pertama, peserta didik diminta untuk menjawab tiga pertanyaan pemahaman yang terkait dengan materi dalam plifbook.

Setelah istirahat, pada pukul 10.00, peserta didik diberikan 6 barcode yang berisi tautan ke 3 konten video yang tidak bermanfaat dan 3 konten video yang kurang atau tidak bermanfaat. Setiap peserta didik melakukan pemindaian barcode dengan membuka Google, mengaktifkan kamera atau Google Lens, dan memilih barcode yang ingin mereka tonton secara acak.

Mereka harus menyelesaikan tontonan dari keenam video tersebut. Setelah menonton, peserta didik melakukan analisis konten dengan mencatat hal-hal positif dan negatif dari video tersebut. Hasil analisis tersebut dituliskan dalam sticky note dan ditempelkan pada barcode masing-masing yang telah ditempelkan di papan tulis.

Tahap ketiga adalah hasil. Setelah seluruh barcode diisi dengan jawaban dari peserta didik, konten nomor 1, 3, dan 5 ditempelkan di dinding kelas sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan. Sementara konten nomor 2, 4, dan 6 diserahkan kepada tim Wakasek Kurikulum untuk digunakan dalam gelar karya P5 di masa mendatang.

Kegiatan P5 pada minggu ke-7 ini memberikan pengalaman berharga kepada peserta didik SMPN 1 Sumedang dalam memahami pentingnya menjadi cerdas dan bijak dalam bermedia sosial demi mendukung suara demokrasi yang berkualitas.

Semua tahapan yang telah dilakukan dengan cermat dan teliti oleh tim pengajar dan peserta didik membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang peran media sosial dalam masyarakat. Dengan demikian, P5 terus menjadi wahana pembelajaran yang bermanfaat bagi generasi pelajar Pancasila.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Spensa Sakola Jawara, Sang Juara!”

SMP Negeri 1 Sumedang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai sekolah berprestasi. Setiap hari Senin, jargon “Spensa Sakola Jawara, Sang ...

Postingan Populer