Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang
Cerdik Membaca Label Makanan, Siswa SMPN 1 Sumedang Analisis Kadar Gula, Garam, dan Lemak (GGL) Lewat Rumus "G4-G1-L5"
SUMEDANG, Senin (12/10/2026) – Melanjutkan komitmennya dalam membentuk generasi yang sehat dan berwawasan lingkungan, SMPN 1 Sumedang hari ini menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk "Mengenal Kadar GGL (Gula, Garam, dan Lemak) Makanan Kemasan". Kegiatan edukatif ini merupakan implementasi nyata dari buku panduan Sekolah Ramah Lingkungan Bab 5 Aktivitas 4 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VII.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang Senin pagi, 12 Oktober 2026 ini mengusung metode diskusi dan praktik mandiri selama 6 Jam Pelajaran (JP). Melalui aktivitas ini, para siswa diajak untuk berpikir kritis dalam menganalisis kandungan nutrisi tersembunyi pada makanan dan minuman kemasan yang sering mereka konsumsi sehari-hari demi mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes dan obesitas di masa depan.
Dokumentasi Humas SMPN 1 Sumedang
Dalam sesi praktik mandiri, setiap siswa diminta membawa bungkus makanan atau minuman kemasan favorit mereka dari rumah. Menggunakan kalkulator dan alat tulis, siswa secara cermat meneliti tabel Informasi Nilai Gizi (Nutrition Facts) yang tertera di balik kemasan. Siswa belajar menghitung total riil GGL dengan mengalikan kadar zat per sajian dengan jumlah total sajian per kemasan—sebuah detail krusial yang sering kali terabaikan oleh konsumen umum.
Edukasi ini mengacu pada rumus batasan konsumsi harian G4-G1-L5 yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan:
- G4 (Gula): Maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari.
- G1 (Garam): Maksimal 1 sendok teh atau 5 gram (setara 2.000 mg Natrium/Sodium) per hari.
- L5 (Lemak): Maksimal 5 sendok makan minyak atau 67 gram per hari.
Para siswa terlihat terkejut saat menghitung selisih jatah harian mereka. Banyak yang baru menyadari bahwa satu botol minuman soda atau satu bungkus mi instan saja sudah bisa menghabiskan hampir 40% hingga seluruh kuota garam atau gula harian mereka.
Setelah melakukan perhitungan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok kecil. Perwakilan siswa maju ke depan kelas untuk menceritakan hasil temuan mereka, yang kemudian ditanggapi secara aktif oleh rekan-rekan sekelasnya. Langkah ini mengajarkan siswa untuk saling mengingatkan dalam membatasi camilan tinggi GGL.
Sebagai penutup aktivitas, siswa mengisi lembar refleksi mandiri mengenai pentingnya membaca label makanan sebelum membeli produk kemasan, diikuti dengan penilaian diri (self-assessment) dan penilaian antarteman secara formatif melalui kode QR digital yang disediakan oleh guru.
Melalui kegiatan Aktivitas 4 ini, SMPN 1 Sumedang berhasil menumbuhkan kemandirian dan kesadaran kesehatan pada peserta didik. Diharapkan, para siswa kini bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas, tidak hanya demi kesehatan diri mereka sendiri, tetapi juga dalam mengurangi konsumsi sampah plastik dari makanan kemasan di lingkungan sekolah.
KLIK LINK DOKUMENTASI BAB 5 AKTIVITAS 4

Tidak ada komentar:
Posting Komentar